Rumah Tangga Peternak Itik Desa Majasari Diteliti

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian Bandung lakukan survei rumah tangga peternak itik di Desa Majasari, Rabu (09/06/2021). Survei ini bertujuan untuk mengetahui kondisi rumah tangga peternak yang mengusahakan ternak itik. Data dan informasi yang diperoleh dari survei ini akan dipergunakan Balitbang Pertanian untuk kegiatan penelitian tentang kemandirian pakan berbasis sumberdaya lokal pada komoditas itik.

Pj. Kuwu Majasari, Wartono, S.Pd., M.Si menyambut baik kegiatan survei yang dilakukan Balitbang Pertanian Bandung ini. Menurutnya, peternakan itik yang ada di masyarakat seharusnya tidak hanya menjadi penghasilan tambahan, dengan kapasitas masyarakat, ketersediaan sumberdaya lokal pakan ternak dan akses atas kebijakan Pemerintah, peternakan itik atau komoditas lainnya da pat menjadi matapencaharian yang berkelanjutan (sustainable livelihood).

Pj. Kuwu berharap harga komoditas itik atau komoditas lainnya tidak ditentukan oleh tengkulak tetapi oleh peternak atau petani itu sendiri, oleh karenanya peternak atau petani harus bisa menguasai mata rantai penjualan. Hal itu, menurutnya bisa diwujudkan dengan kebijakan dari Pemerintah.

Pj. Kuwu juga berharap, masyarakat yang mengusahakan peternakan dapat memanfaatkan limbah pertanian untuk pakan ternak. Dalam mendorong terwujudnya peternakan dan pertanian ramah lingkungan di Majasari, Pemdes Majasari telah melaksanakan berbagai pelatihan pemanfaatan limbah pertanian untuk pakan ternak bagi masyarakat peternak.

(Sekretariat Pemdes Majasari)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan