Peternak Sapi di Kecamatan Sliyeg siap mewujudkan Indramayu swasembada daging

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu memberikan Bimbingan Teknis (BINTEK) Budidaya Sapi di Desa Majasari, senin (22/05/17). Kegiatan yang dilaksanakan di ruang kelas SDN Majasari 1 tersebut di ikuti oleh seluruh kelompok peternak sapi di wilayah kecamatan Sliyeg. Kegiatan Bintek dibuka langsung oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu Ir. H. Joko Puranomo, hadir pula widyaiswara dari BPP Lembang, praktisi serta akademisi dari Universitas Wiralodra.

Sebagaimana tema yang diusung dalam bintek, peternak sapi  di Kecamatan Sliyeg siap mewujudkan Indramayu swasembada daging. Kegiatan bimbingan teknis yang berlangsung dari pagi hingga sore tersebut memberikan materi bagaimana budidaya ternak sapi yang baik diantaramya bahwa Keberhasilan budidaya sapi potong ditunjang oleh tata laksana 40% ( kebersihan kandang,ternak dan peternaknya,pencatatan papan rekording dari masa birahi sampai pencatatan bobot dan penanggulangan penyakit juga pencatatanya) , pakan 30%(harus punya bank pakan dan berkwalitas serta diolah dengan teknologi)  dan selanjutnya Bibit 30% (sehat dan jelas keturunanya). Selain materi pembelajaran, peserta bintek juga diberikan praktek langsung.

Kuwu Majasari Wartono, S.Pd., M.Si dalam berbagai kesempatan menerima tamu yang melakukan orientasi lapangan (study banding) di Desa Majasari, selalu menyampikan optimismenya bahwa selain surplus Beras, Indramayu kedepan mampu swasembada daging, jika disetiap desa dikembangkan peternakan sapi.

Sebagaimana diketahui Desa Majasari dengan keterbatasan potensi mampu mengembangkan peternakan sapi, dari satu kandang koloni kini sudah berkembang dua kandang baru dengan populasi sapi yang terus bertambah.

Sekretariat Desa Majasari

Facebook Comments