PAGU RASTRA DI MAJASARI MENURUN

Penyaluran Donasi dari TKI yang diterima Ketua DKM Al Fatah

Kuwu Majasari, Bapak Wartono, S.Pd., M.Si  mengatakan jumlah penerimaan beras bagi keluarga sejahtera (Rastra pengganti Raskin,red) di Desa Majasari pada Tahun 2017 mengalami penurunan. “Penurunan ini terjadi bukan di Majasari saja tetapi di seluruh Desa di Kecamatan Sliyeg, bahkan penurunan ini terjadi secara nasional.” ungkapnya.

Menyikapi penurunan Rastra Pemerintah Desa Majasari, BPD beserta Lembaga-Lembaga Desa, RT, RW dan Tokoh Masyarakat Desa Majasari pada Jum’at malam (24/03/2017) mengadakan Musyawarah penyaluran beras bagi keluarga sejahtera tersebut. Penurunan Rastra mendapatkan respon beragam dari Ketua RT dan RW. Walaupun desa memang akses terdekat jika ada aduan atas ketidakpuasan semua kebijakan pemerintah supra desa demikian pula yang dirasakan RT dan RW.

Kuwu Majasari mengatakan penurunan dari 4.545 Kg menjadi 4.155 Kg disadari secara positif bahwa masyarakatnya mungkin mengalami tren kenaikan perekonomian sehingga beberapa diantaranya tidak layak lagi menerima raskin.

Dalam sesi khusus musyawarah penyaluran raskin tersebut di salurkan pula donasi TKI untuk Desa Majasari yang disalurkan untuk Masjid Al Fatah Desa Majasari sebagaimana permintaan donatur.  Seperti di ketahui, masyarakat Desa Majasari dan bahkan luar desa Majasari yang sedang  bekerja menjadi TKI baik secara kelompok maupun individu secara periodik memberikan donasinya untuk kegiatan-kegiatan keagamaan, kemasyarakatan, dan pendidikan di Majasari.

Sekretariat Desa Majasari

Facebook Comments