Kelompok Tani Tunggal Rasa akan Terima Brahman Cross

Kelompok Tani Tunggal Rasa akan Terima Brahman Cross

Pada tahun 2016 ini Kelompok Tani Tunggal Rasa di Desa Majasari Kabupaten Indramayu kembali mendapatkan bantuan bibit sapi untuk Pengembangan Ternak Sapi, Sebelumnya di akhir tahun 2013 kelompok tani yang diketuai oleh Slamet Setiadi ini juga pernah mendapakan bantuan bibit sapi dengan jenis P.O dan berhasil meningkatkan populasi ternak dari 32 ekor sapi bantuan menjadi 117 ekor sapi yang dikelola di tiga kandang komunal. Rencananya sapi yang diterima kali ini adalah sapi dengan jenis Brahman Cross.

Dari semua anggota kelompok ternak yang akan menjadi calon penerima bantuan ini tidak semuanya merupakan peternak lama yang pernah memelihara sapi, maka untuk mendukung bantuan tersebut pada hari jum’at (29/4/2016) di aula balai desa Majasari diadakan kegiatan Bimbingan Teknis Budidaya Peternakan dari Dinas Pertanian dan peternakan Kabupaten Indramayu serta Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat yang bertujuan menambah kemampuan peternak dan calon penerima bantuan dalam budidaya sapi Brahman Cross yang akan diterima.

Bimbingan Teknis dengan narasumber dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat memberikan materi tentang cara budidaya sapi terkhusus sapi jenis Brahman Cross, meliputi tata laksana pemeliharaan, pakan, dan reproduksi. Setelah sesi materi, pelatihan dilanjutkan dengan praktik lapangan untuk pengolahan bahan makanan ternak di kandang kelompok Tunggal Rasa.

“Melalui pelatihan ini diharapkan anggota peternak kami meningkat kemampuannya sehingga dapat memelihara sapi dengan benar dan lebih bersemangat untuk mengembangkan ternak. Nyatanya beternak sapi itu tidak sulit dan kita masih bisa bekerja di sawah seperti biasa.” Jelas Slamet Setiadi. Selamet juga menjelaskan seluruh warga Majasari bisa bergabung untuk beternak sapi dikandang yang sudah dipersiapkan dengan catatan seluruh anggota mampu berpedoman pada aturan maupun petunjuk teknis yang ada.

Sementara itu Kuwu Majasari Wartono, S.Pd., M.Si mengatakan bahwa bantuan bibit sapi dari Pemerintah yang diterima Kelompok tani di desa Majasari sejalan dengan arah kebijakan ekonomi Desa Majasari yang berbasis masyarakat dan potensi lokal. “Pemerintah Desa Majasari tengah mempersiapkan Kluster Usaha, melalui pola kluster usaha maka di Desa Majasari tidak saja mampu meningkatkan populasi sapi, produksi pupuk organic dari limbah kandang, tetapi kedepan masyarakat  harus mampu pula mengolah daging sapi menjadi produk makanan seperti Bakso, Abon, nugget dan lain sebagainya” terang Kuwu Wartono

Dukungan Pemerintah Desa Majasari terhadap keberadaan peternakan sapi diwujudkan dengan mempersiapkan lahan untuk kawasan peternakan  , dan Harapan menuju kluster usaha peternakan di Desa Majasari tersebut sudah dimulai dengan mengembangkan kawasan peternakan sapi semi Ranch, memperkuat kelembagaan kelompok tani, dan mempersiapkan kelompok usaha yang terdiri dari perempuan mantan buruh migrant sebagai kelompok usaha yang nantinya akan mengolah hasil daging dari peternakan.

Sekretariat Desa Majasari

Facebook Comments