Bantuan Biogas untuk Kelompok Tani Ternak Sapi Majasari

Populasi ternak sapi di Desa Majasari Kecamatan Sliyeg mencapai 62 (enampuluh dua) ekor, baik yang dipelihara secara koloni oleh Kelompok Tani maupun yang dikelola pribadi. Kotoran ternak yang dihasilkan mencapai angka rata-rata 496 Kg / hari, tentu ini sangat berpotensi menimbulkan permasalahan baru jika tidak bisa ditangani dan diolah dengan baik.

Dengan bantuan sarana dan prasarana Teknologi Pengeolahan Limbah Ternak manjadi Biogas yang diberikan Pemerintah melalui Dinas Pengelolahan Sumber Daya Air,Tambang dan Energi Kabupaten Indramayu pada awal bulan April 2014, akhirnya kelompok ternak bisa menanggulangi permasalahan tersebut.

Wartono, S.Pd.,M.Si Kuwu Majasari dalam sosialisasi pemasangan Biogas di kandang koloni mengatakan bahwa Peternakan sapi yang dipelihara secara koloni perlu didukung dengan utilitas pemanfaatan kotoran baik dimanfaatkan untuk pupuk organik, maupun untuk sumber energi alternatif yang murah dan ramah lingkungan, hal tersebut tentu memerlukan dukungan dari semua pihak bagaimana agar petani diperkenalkan dengan teknologi tepat guna.

“Bantuan yang diterima ini sangat bermanfaat bagi kelompok ternak dan masyarakat sekitar, akses energi alternatif yang dikembangkan oleh kelompok tani Tunggal Rasa diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar kandang untuk meringankan beban ekonominya dalam pemenuhan energi bahan bakar untuk kehidupan sehari-hari” ungkap Kuwu Wartono.

Facebook Comments