Jumhur Apresiasi TKI Purna Indramayu

Indramayu, BNP2TKI, Senin (21/10) -Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi TKI purna di Indramayu yang telah memberikan konstribusi utama bagi perubahan ekonomi di Indramayu.

TKI Indramayu telah memberikan kontribusi terbesar dalam pemasukan devisa bagi daerahnya dan seiring dengan itu telah membawa peningkatan kesejahteraan di Indramayu.
Demikian dikatakan Jumhur ketika ditemui di Indramayu dalam kunjungan kerjanya, Senin (21/10) ke Desa Majasari dan Desa Gelar Mandala.
Turut mendampingi, Tenaga Profesional bidang Komunikasi Publik Mahmud F Rakasima, Direktur Pelayanan Pengaduan Christofel de Haan dan Koordinator Crisis Center Henry Prayitno.
Menurut Jumhur, pemerintah memang telah menetapkan Indramayu (Jabar), Cilacap (jateng) dan Banyuwangi (Jatim) sebagai wilayah binaan penempatan dan perlindungan TKI.
“Ada 30 desa di Indramayu, Cilacap dan Banyuwangi yang telah mengembangkanCBO (Community Based Organization) mulai dari kegiatan advokasi, pemberdayaan dan simpan pinjam,” katanya.
BNP2TKI bekerjasama dengan World Bank dan Yayasan TIFA Jakarta telah melakukan program konkrit guna peningkatan kualitas penempatan dan perlindungan TKI.
Jumhur menjelaskan, kunjungannya ke desa Majasari, Kecamatan Sliyeguntuk berdialog dengan Kepala Desa Majasari Wartono, Yayasan Buruh Migran Indonesia (SBMI), Calon TKI dan keluarga TKI purna.
“Kami memberi apresiasi atas inisiatif Pak Wartono yang telah membuat Peraturan Desa (Perdes) Perlindungan TKI bagi warganya,” terang Jumhur.
Diakuinya, dengan adanya Perdes perlindungan TKI ini telah meningkatkan perlindungan pada masa pra penempatan, masa penempatan dan purna penempatan bagi TKI dan keluarganya.
“Kami berharap apa yang telah dilakukan Pak Wartono akan diikuti oleh kepala desa lain di Indonesia,” katanya.
Kepala BNP2TKI juga akan melakukan kunjungan ke kelompok usaha TKI purnapenggemukan kambing di desa Gelar Mandala, Kec Balongan, Indramayu. Usaha ini merupakan hasil binaan dari
Garda Gabugan Aliansi Rakyat Daerah untuk BMI (Garda) bekerjasama dengan International Organization for Migration (IOM) Indonesia dengan bantuan sebesar Rp70-an juta. IOM telah membantu pemberdayaan 10 orang TKI purna korban trafficking ke Timur Tengah.
Ketua Garda BMI, Miftah Farid menambahkan sistem kemitraan ini bekerjasam dengan Immah Embek Bogor sejak 6 bulan lalu meliputi penyediaan bibit sebanyak 40 ekor kambing, obat-obat, pakan hingga penjualan.
“Usaha penggemukan ini memakan waktu 3 bulan untuk bisa dijual kembali ke Immah Bogor,” kata Miftah.
Kerjasama Garda BMI-Immah Embek Bogor ini telah membawa kemajuan bagi peningkatan kesejahteraan TKI Purna di desa Gelar Mandala.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan BP3TKI Bandung guna peningkatan keahlian budidaya penggemukan kambing ini di masa yang akan datang,” harap Miftah (zul/toh/b)
Sumber :
http://www.bnp2tki.go.id/berita-mainmenu-231/8949-jumhur-apresiasi-tki-purna-indramayu.html
Facebook Comments