Tingkatkan Perekonomian Melalui Bantuan Modal Usaha

Courtesy Foto Cipyadi Radar Indramayu

SLIYEG – Upaya pemerintah daerah Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan perekonomian masyarakatnya, telah dilakukan dalam berbagai program. Salah satunya melalui pemberian bantuan usaha melalui pendistribusian dana zakat profesi yang dihimpun dari para pegawai di Kota Mangga. Program yang sebelumnya digagas oleh Dr. H. Irianto Mahfudz Sidik Syafiuddin beberapa tahun lalu itu, kini banyak juga ditiru oleh daerah-daerah lainnya.

“Pada tahun 2012 lalu, berhasil terhimpun dana zakat profesi hingga 9,8 miliar. Dengan menyisihkan 2,5% dari penghasilan kita, nyatanya mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tutur Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah, akhir pekan kemarin di Bale Gede Ki Shabra Majasari.

Salah satu peruntukannya adalah untuk memberikan bantuan modal kepada masyarakat yang memiliki usaha kecil agar dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih berkembang. “Bantuan usaha ini merupakan salah satu upaya memutus mata rantai antara pemilik usaha kecil yang meminjam modal ke  rentenir. Hal ini juga sebagai upaya agar masyarakat yang tengah tumbuh dengan usaha yang digelutinya tidak tercekik oleh lilitan hutang yang bunganya tinggi,” lanjutnya.

Permasalahan klasik yang selalu muncul dalam rangka pemberdayaan usaha kecil menengah dan koperasi, salah satunya adalah masalah permodalan, yang umummya disebabkan karena keterbatasan akses ke sumber-sumber permodalan, terutama akses ke lembaga keuangan formal. Akibatnya praktek pelepas uang (rentenir) sekalipun memiliki bunga tinggi akan tetapi tetap mendapat tempat bagi pengusaha-pengusaha kecil karena aspek layanan yang mudah, cepat dan tepat waktu sesuai kebutuhan.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan permodalan yang diberikan kepada masyarakat yang menggeluti usaha kecil, akan mampu menumbuhkembangkan usahanya menjadi lebih besar. Sehingga akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya mengakhiri. (cip) / pemdes

Facebook Comments