AKSI SEGERA GELAR MUSDA II

Adanya persamaan kebutuhan, persoalan dan tujuan Kuwu sebagai pemimpin desa dirasakan perlu membangun kerjasama kemitraan dengan prinsip saling membutuhkan dan saling membesarkan, Asosiasi Kuwu Seluruh Indramayu (AKSI) adalah perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi yang dibangun oleh para kuwu seluruh Indramayu sebagai wadah kerjasama dan kemitraan antar Kuwu dan Kuwu dengan Instansi lain. AKSI sebagai organisasi profesi pada perjalananya telah mampu menunjukan produktivitasnya dalam rangka peningkatan, pemerataan, dan kesempatan yang sama dalam mensejahterakan Masyarakat desa. Melalui AKSI perjuangan dirasakan efektif dan efisien, melalui AKSI-pula para Kuwu mampu bernegosiasi dan mempunyai nilai tawar tinggi.
Kebesaran AKSI tentunya tidak lepas dari keberagaman karakteristik dan kemampuan para Kuwu (diversity organization) yang mampu di tangkap H. Sumadi selaku Ketua Umum AKSI untuk together everyone achieve more Artinya, bersama-sama dalam melaksanakan tugas/pekerjaan (team work) yang memungkinkan setiap Kuwu memberikan kontribusi pemikiran, inovasi dan daya kreatifitas yang lebih besar sehingga tujuan bersama lebih cepat tercapai. Dengan berakhirnya masa bhakti H. Sumadi sebagai Kuwu Desa Tambi Lor dan juga sebagai Ketua Umum AKSI, sesuai amanat Anggaran Dasar dan Aturan Rumah Tangga organisasi, AKSI harus segera melaksanakan Musyawarah Daerah ke II guna memilih Ketua Umum, Kepengurusan yang baru dan merumuskan Program Kerja Organisasi
AKSI  adalah organisasi yang didalamnya terdapat lumbung Pemimpin, anggota AKSI yang nota bene Kuwu adalah pimpinan desa, menjadikan AKSI organisasi yang tidak kekurangan sosok yang pantas menduduki jabatan Ketua Umum, disamping hak setiap anggota yang dijamin AD-ART untuk memilih dan dipilih pada MUSDA II yang direncanakan pada bulan pebruari 2012 mendatang. Bakal calon Ketua Umum AKSI selain harus mampu memenuhi syarat administratif, hendaknya memiliki attitude yang baik diantaranya kejujuran terhadap diri sendiri (integrity), sikap bertanggungjawab yang tulus (compassion), pengetahuan (cognizance), keberanian bertindak sesuai dengan keyakinan (commitment), kepercayaan pada diri sendiri dan orang lain (confidence) dan kemampuan untuk meyakinkan orang lain (communication) dalam membangun organisasi.
Dari sekian banyak bakal calon ketua umum yang muncul, bakal calon ketua umum yang santer akhir-akhir ini ialah Charli (Kuwu Anjatan), H. Darwa Saputra, S.H (Kuwu Wirakanan), H. Tarkani (Kuwu Kebulen), H. Sutisna (Kuwu Ujungpendok), H. Rudin (Kuwu Tugu – Kec.Sliyeg), Kuwu Supriyadi, S.H.I, Kuwu Dirlam Fathurrohman, Kuwu Ridwan, dan tentunya masih banyak Kuwu-kuwu yang mempunyai potensi serta kemampuan untuk menahkodai AKSI menuju perubahan yang lebih baik, meningkatkan nilai keunggulan organisasi, mampu membaca peluang dan kemampuan menghadapi tantangan.
Melalui kepemimpinan Ketua umum yang baru diharapkan mampu Melakukan perubahan yang terus menerus (sustainable change), dimana setiap orang di dalam organisasi/Asosiasi berperan sebagai pelaku strategik perubahan di dalam AKSI, dan AKSI harus mampu proaktif terhadap perubahan dan menjadi pelopor perubahan tersebut bukan menunggu perubahan. AKSI harus menekankan pada performance networking, bukan lagi pada individual performance.**Wartono, S.Pd., M.Si (Kuwu Majasari) Sekretaris Umum AKSI
Facebook Comments