Mahasiswa UNIDARMA Segeran berpamitan

Majasari. Mahasiswa Universitas Islam Darma Kuwuma (UNIDARMA) melaksanakan rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di desa Majasari dari tanggal 1 sampai 31 Oktober 2011. kegiatan yang berjalan satu bulan tersebut di ikuti oleh 13 peserta, namun dalam kenyataanya cuma beberapa orang saja yang aktiv melaksanakan tugas yang diberikan institusi mereka.ketua Kelompok KKM Majasari Wiryanto mengatakan bahwa banyak peserta KKM yang mempunyai kesibukan dan kebanyakan sudah berkeluarga.”Sebenarnya kami sudah mempunyai aturan dan tata tertib yang disepakati bersama dalam pelaksanaan KKM di desa Majasari ini namun kami tidak bisa berbuat banyak, kami menyadari kesibukan dari masing-masing peserta, dan kamipun merasa kesulitan melaksanakan tugas KKM di Majasari karena setiap program yang kami cetuskan sudah ada dan berjalan dengan baik di desa Majasari sehingga kami hanya mengimbangi apa yang sudah berjalan saja”. jelas wiryanto dalam acara ramah tamah dalam rangka meminta pamit telah selesai melaksanakan KKM di desa Majasari kemarin senin 31 oktober 2011, masih menurut Wiryanto kelompoknya merasa takjub melihat kondisi desa yang sudah tertata, baik dari segi pembangunan maupun adminsitrasi pemerintahan.

Dalam sambutan dan pelepasan KKM di desa Majasari Kuwu Majasari Wartono, S,Pd.,M.Si mengatakan Pujian yang diberikan bukan serta merta membuat gemuk dan kritikan tidak serta merta membuat kurus, cara pandang mempengaruhi orang dalam melihat desa Majasari. Pamong Desa beserta Masyarakat tidak membuat buat agar Majasari terkesan beda dilihat oleh Mahasiswa  tetapi apa yang dilihat adalah apa adanya. Beliau juga menggaris bawahi bahwa tugas KKM yang di emban seharusnya tidak mempunyai nilai tawar, bahwasanya tugas tersebut adalah prasyarat seorang mahasiswa dalam mendapatkan kesarjanaanya dan harus diikuti oleh semua peserta yang terdaftar pada kelompok di desa Majasari. Beliau juga menyayangkan sampai detik terakhir pelaksanaan KKM di desa Majasari dari pihak Kampus baik LPPM sebagai penyelenggara maupun Dosen pembimbing lapangan tidak melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Desa padahal beliau mempunyai catatan yang mungkin bisa menjadi referensi Dosen pembimbing lapangan dalam memberikan nilai secara objektif. dan catatan tersebut harus dimaknai luas bahwa aturan harus mempunyai konsekwensi dan calon-calon sarjana adalah orang-orang yang mengerti aturan dan harus mentaatinya bukan sebaliknya.
Sebagai tanda terima kasih kepada semua Mahasiswa peserta KKM Kuwu Majasari memberikan piagam penghargan atas partisipasi mereka melaksanakan pengabdian kepada masyarakat desa Majasari dan berharap mahasiswa peserta KKM tidak melupakan desa Majasari sehingga hubungan silaturahmi tetap terjaga. (As)
Facebook Comments