Majasari Juara Lomba Desa 2011

DESA Majasari Kecamatan Sliyeg berhasil meraih jura Lomba Desa tingkat Kabupaten Indramayu 2011. Menurut rencana pada akhir Mei 2011 desa yang dipimpin Kuwu Wartono, S.Pd., M.Si. itu akan dilombakan di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Disandangnya prestasi juara lomba desa tingkat kabupaten, karena Desa Majasari dinilai tim lomba, telah memenuhi delapan kriteria penilain. Dari hasil lomba yang diraihnya jauh lebih unggul dibanding desa-desa lain yang mengikuti lomba desa mewakili kecamatan se-Indramayu.
Kedelapan kriteria lomba desa yang dinilai tim terdiri dari administrasi desa, administrasi kelembagaan desa, peran serta masyarakat, perkembangan desa, infrastruktur desa, tingkat keamanan dan ketertiban, kebersihan lingkungan, serta gizi, dan sapta pesona desa.

Desa Majasari yang merupakan desa pemekaran dari Desa Majasih tahun 1982 memiliki jumlah penduduk 3.174 jiwa dengan 16 RT dan empat RW. Mata pencaharian penduduknya mayoritas petani sawah, palawija, beternak, dan perikanan. Tingkat perekonomian di desa yang letak geografinya berdekatan dengan ibu kota Kecamatan Sliyeg ini cukup berhasil karena masyarakat petani bukan hanya bertanam padi melainkan memiliki pekerjaan sampingan seperti bertanam palawija, beternak, dan bertanam ikan.

Karena perekomian Desa Majasari meningkat tidak heran jika keberadaan lingkungan bersih dan asri. Di setiap blok banyak berdiri rumah-rumah gedung dan rumah-rumah sehat lengkap dengan indahnya halaman hijau penuh dengan hiasan tamanisasi. Begitu juga dalam melaksanakan kewajiban kepada negara masyarakat Majasari terbilang baik dan setiap tahun selalu lunas membayar pajak bumi dan bangunan (PBB).

Dilihat dari sumber daya alam, masih jauh dibanding desa-desa lain di Kecamatan Sliyeg. Desa Majasari hanya memiliki areal tanah dan pesawahan seluas 202 Ha. Meskipun demikian karena penduduknya kreatif dan terampil mengelola lahan miliknya maka lahan yang ada selalu dimanfaatkan selain bertanam padi juga telah dibudayakan tanaman tumpang sari serta pembudidayaan ikan.

“Masyarakat petani di desa kami selain memperoleh hasil tanaman padi setiap enam bulan sekali, juga setiap saat memperoleh hasil dari tanaman palawija dan dari hasil pembudidayaan ikan di kolam ikan,” kata Wartono, S.Pd., M.Si. dan yang membanggakan masyarakat Desa Majasari dikenal guyub dan senang bergotongroyong.

Menghadapi lomba desa tingkat provinsi Wartono merasa optimis meraih juara. Semua persyaratan lomba sudah lengkap dan peran serta masyarakat sudah bisa diandalkan. Hanya saja ia mengharap peran serta dari semua instansi terkait agar apa yang masih kurang bisa dilengkapi. Harapannya Desa Majasari bisa meraih jura Provinsi Jawa Barat.

“Bila desa kami berhasil juara provinsi, kejuaran bukan merupakan kebanggan warga Desa Majasari melainkan untuk seluruh warga Kabupaten Indramayu,” kata Suryono, Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Majasari. •

Sumber : http://tabloid-mh.blogspot.com
Facebook Comments