Desa Majasari dinilai Provinsi Jawa Barat

Acara Penyambutan Tim Penilai Perlombaan Desa 
Desa Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu dinilai Tim Penilai Perlombaan Desa Tingkat Provinsi Jawa Barat pada hari kamis 19 Mei 2011, pada kesempatan itu hadir Ibu Bupati Indramayu beserta wakil, jajaran Organisasi Perangkat Daerah, para Kuwu dan Camat se Kabupaten Indramayu. Masyarakat desa Majasari begitu antusias mengikuti berbagai rangkaian acara dari mulai pemyambutan sampai sampai dengan acara pelepasan.
Kuwu Wartono dalam eksposnya memaparkan seluruh potensi yang dimiliki desa Majasari, dari mulai pertanian sampai dengan peran serta Masyarakat desa Majasari yang begitu besar terhadap pembangunan desa Majasari .
Peran serta Masyarakat desa Majasari dalam pembangunan memang perlu mendapatkan penghargaan, pasalnya dengan inisiatif warga di setiap RW di Desa Majasari sudah terbentuk Kelompok UKBM (Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat) dalam upaya mewujudkan desa siaga aktif, dan dalam kurun waktu dua tahun terakhir kelompok UKBM sudah memberikan manfaat kepada masuarakat, dana yang dikumpulkan dari warga sekitar diperuntukan sebagai santunan bagi warga yang sakit ataupun meninggal dunia.
Selain bidang kesehatan Swadaya masyarakat desa Majasari dalam pembanguanan fisik desapun tergolong tinggi terbukti disetiap pembangunan yang dilaksanakan OMS, LPM ataupun Tim Pengelola Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan hasil pembangunan infratstruktur bisa melebihi dari yang ditetapkan, berkat swadaya Masyarakat.
Ibu Bupati Indramayu disambut dengan  Singa Gotong
Desa Majasari berpotensi pada sektor  agrobisnis, ditahun 2010 petani melalui Gabungan Kelompok Tani Maja Mulya Desa Majasari diberikan BLM PUAP oleh Mentri Pertanian Republik Indonesia dalam rangka penguatan modal bagi petani, Desa Majasari adalah salah satu pemasok sayur mayur di pasar-pasar tradisional di Jakarta dan sekitarnya,  setiap harinya mampu mengirimkan 5 sampai 10 truck sayur mayur. Melihat potensi tersebut masyarakat desa Majasari mendambakan pula berdiri pasar sayur mayur, sekaligus packaging, dengan harapan selain dipasarkan pada pasar tradisional petani juga mampu memasok pada pasar modern.
Desa Majasari adalah desa baru hasil pemekaran desa Majasih, secara normatif desa Majasari mendapatkan porsi yang kecil dalam pembagian aset dan kekayaan desa maupaun masyarakatnya, oleh karenanya banyak sarana – sarana publik yang harus diperbaharuai contohnya Masjid yang sudah tidak bisa menampung jama’ah, kondisi balai desa yang kurang layak. dan pada momentum lomba desa seluruh Masyarakat desa Majasari menaruh harapan besar desa Majasari menang sehingga harapan masyarakat desa Majasari untuk memiliki sarana publik yang layak dapat terwujud. (blogger.pemdes)
Facebook Comments